Direktur Poltas: Tantangan Kita Atasi Pengangguran

Direktur Politeknik Aceh Selatan, Dr. Muhammad Yasar, S.TP., M.Sc menyebutkan bahwa tantangan terbesar kita di Aceh Selatan saat ini adalah men

gatasi pengangguran yang angkanya berada di atas rata-rata provinsi dan nasional. Menurut data BPS, angka pengangguran nasional 5,5 %, Aceh 8,14 %, dan Aceh Selatan berada pada angka 10 %.

Hal ini lebih disebabkan oleh terbatasnya lapangan kerja, lemahnya skill, keterbatasan informasi, lapangan kerja yang tidak merata, adanya kebijakan pemerintah yang kurang tepat sasaran dan rendahnya upaya ke arah peningkatan skill pencari kerja.

Disinilah peran strategis Politeknik Aceh Selatan selaku institusi pendidikan tinggi di bidang vokasi yang konsen pada penguasaan keterampilan atau skill siap pakai. Para lulusan Poltas tidak disiapkan dengan mindset pegawai negeri tetapi lebih kepada pengembangan diri yang berbasis entrepreneur.

Menurut Yasar, negara-negara maju itu sistem pendidikannya lebih didominasi oleh pendidikan vokasi. Jadi kalau kita mau maju tentunya kita juga harus memberi porsi yang tinggi pada sistem pendidikan vokasi atau ilmu terapan ini. Dan untuk membangun sistem pendidikan itu ibarat mendayung perahu ke hulu, jika tidak maju ya pasti akan terhanyut ke hilir. Untuk itu perlu dukungan penuh oleh semua pihak terutama pemerintah khususnya di Kabupaten Aceh Selatan.

Ungkapan tersebut disampaikan dihadapan 700 peserta pesta motivasi yang digelar oleh Akar Muda bersama BNN Kabupaten Aceh Selatan dalam rangka memperingati hari Anti narkoba internasional di gedung Rumoh Agam Tapaktuan Aceh Selatan (Senin, 1/7/2019). Acara yang dibuka oleh Wakil Bupati Aceh Selatan Tgk. Amran turut diisi oleh Motivator Muda Nasional Wandra dan penampilan musisi milenial Aceh Rialdoni. Dalam sambutan pembukaannya Tgk. Amran meminta kepada seluruh generasi muda khususnya di Aceh Selatan untuk menjauhi narkoba. Mari kita gali potensi, raih prestasi dan sehat tanpa narkoba.

Poltas Gelar Workshop Peningkatan Mutu

Politeknik Aceh Selatan – Menghadapi Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) 3.0, Politeknik Aceh Selatan (Poltas) menggelar Workshop Akreditasi APT 3.0 untuk pendidikan vokasi selama 3 hari (23 – 25 April 2019) di Tapaktuan.

Hadir sebagai narasumber dua pakar jaminan mutu dari Pusat Pengembangan Sistem Manajemen Mutu Universitas Syiah Kuala, Dr. Ir. M. Aman Yaman, M. Agric.Sc dan Dr. Ir. Rina Sriwati, M.Sc.

Workshop ini menurut Direktur Poltas Dr. Muhammad Yasar, S.TP., M.Sc dilaksanakan sebagai upaya untuk terus meningkatkan kualitas mutu pendidikan di kampus kebanggaan masyarakat Aceh Selatan ini. Sehingga visi Poltas menjadi Politeknik unggulan yang mampu bersaing secara global di tahun 2025 dapat dicapai dengan baik.

Melalui workshop ini diharapkan Poltas dapat meningkatkan nilai akreditasi sebagai salah satu standar pengukuran mutu di perguruan tinggi. Apalagi sejak April 2019 sudah diberlakukan sistem penilaian akreditasi baru, dari 7 standar penilaian menjadi 9 kriteria penilaian.

Menurut Dr. Aman, terdapat perbedaan sistem penilaian lama dengan sistem penialian baru, yaitu dimana sistem penilaian lama penilaian dilakukan berbasis proses sedangkan sistem penilaian baru APT 3.0 berbasis output dan outcome.

Ketua Unit Penjaminan Mutu (UPM) Poltas, Resky Rusnanda, ST. MT, berharap melalui workshop ini Poltas dapat mempersiapkan re-akreditasi institusi yang akan dilaksanakan pada januari 2020 dan mendapatkan nilai akreditasi Sangat Baik dan pihaknya juga telah menyusun kepanitiaan berdasarkan 9 kriteria penilaian. ()

BEM Poltas adakan Zikir Akbar, Jama’ah: Larut dalam lantunan zikir

Politeknik Aceh Selatan – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Poltas menginisiasi Zikir Akbar yang berlangsung di halaman kampus dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan tahun 2019 M/1440 H dengan tema, “Mempererat Silaturrahmi Pasca Pemilu dan Bersihkan Hati Bersihkan Jiwa dalam Menyambut Bulan Suci Ramadhan Melalui Zikirullah”. Zikir dipimpin oleh Tgk. Ali Fikri Salman Saf yang juga pimpinan Majelis Dzikir Dayah Sufimuda Nagan Raya. Tapaktuan, 24/04/19.

Hadir pada acara, Pemerintah Aceh Selatan yang diwakili oleh asisten I Erwiandi, Kodim, Kapolres, SKPK, Pengurus Yapoltas, Anggota Majelis AZIS, Civitas Akademika, dan Awak Media, serta masyarakat.

Pada kesempatan ini, Presiden Mahasiswa (Presma), Hilmina dalam kata sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dengan terlaksanannya kegiatan Zikir Akbar.

Sementara itu, direktur Poltas Dr. Muhammad Yasar, S.TP., M.Sc berharap ada sesuatu yang positif yang akan kita dapat melalui zikir akbar tersebut. Kemudian, dengan iringan doa dan zikir agar kita mampu berusaha sepenuhnya, tapi hasil tuhan yang menentukan. Kata Dr. Yasar.

Selain itu, Tgk Ali Fikri Salman Saf dalam ceramah beliau, mengingatkan kepada ratusan jama’ah zikir untuk terus bermunajat kepada Allah SWT sembari meningkatkan iman dan taqwa, supaya kita mendapat rahmat dan hidayah-Nya.

“Apabila hati sudah terconneting ke rasulullah maka ridho tuhan pun akan tiba kepada hambanya”. Ucap Ali Fikri Salman Saf.

Terlihat jama’ah khusuk larut dalam lantunan zikir dengan menyembut asma Allah sampai- sampai air mata tak terbendung saat imam membacakan doa-doa keselamatan.

Diakhir ceramahnya, Tgk Saf, mengatakan semua persoalan hidup akan teratasi dengan keridhoan Tuhan melalui zikir diiringi dengan doa dan kerja keras. Pungkasnya. ()

Pendidikan vokasi solusi atasi pengangguran

Politeknik Aceh Selatan – Sistem pendidikan vokasi selayaknya menjadi solusi terhadap persoalan tingginya angka pengangguran di Indonesia bukan sebaliknya dianggap sebagai penyumbang tertinggi bagi angka pengangguran itu sendiri. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Politeknik Aceh Selatan Dr. Muhammad Yasar, S.TP., M.Sc dalam Kuliah Motivasi yang digelar di aula SMK Negeri 1 Penanggalan, Kota Subulussalam 22/04/2019.

Kuliah motivasi tersebut dilaksanakan oleh SMKN 1 Penanggalan dalam rangka sosialisasi kegiatan praktek industri melalui kerjasama dengan Politeknik Aceh Selatan yang akan dilaksanakan beberapa bulan ke depan.

Kuliah Motivasi yang mengusung tema “Menata Masa Depan di Era Millenial” ini mendapat respon yang positif dari para peserta didik untuk menimba pengetahuan dan pengalaman yang dibagi secara apik oleh Dr. Yasar.

Menurut Dr. Yasar, motivasi itu penting karena tanpa motivasi, semua menjadi tak penting.

Yasar juga menambahkan bahwa sekolah di SMK memiliki banyak keuntungan dan pilihan setelah lulus. Bisa langsung bekerja karena memiliki life skill yang cukup, bisa membuka peluang pekerjaan dengan berwirausaha, bisa juga melanjutkan studi ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi seperti Politeknik.

Bahkan uniknya, alumni SMK dapat memilih ketiga-tiganya secara sekaligus, belajar, bekerja dan berwirausaha.

Dalam kesempatan ini Direktur Poltas didampingi Kasubag Humas Hasbaini, S.Pd., M.Pd bersama Kepala Sekolah Suwantri, S.Pd., M.Pd melakukan penandatanganan naskah kerjasama Praktek Kerja Industri (Pakerin) yang merupakan program nasional.

Melalui kerjasama ini siswa SMK akan diterima untuk melaksanakan magang atau praktek kerja industri tersebut di lingkungan Politeknik Aceh Selatan.()

Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Poltas T.A. 2019-2020 dilantik

Politeknik Aceh Selatan – Peranan dan fungsi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di Perguruan Tinggi mempunyai peran strategis dalam pembentukan pendidikan karakter bagi mahasiswanya, diantaranya leadership, kepedulian, idealisme, solidaritas dan kepekaan sosial. Dalam hal ini BEM mengambil keputusan dan kebijakan dalam pemerintahan mahasiswa harus kritis terhadap kebijakan baik di dalam lingkungan kampus maupun luar kampus. Tapaktuan, Rabu, (27/03/19).

Direktur Poltas Dr. Muhammad Yasar, S.TP., M.Sc melantik Pengurus BEM Periode T.A. 2019-2020 yang diketuai oleh Hilmina dan Mutia Muhklisa Rahmi, beserta para kepala bidang dan anggota di masing-masing devisi. Kegiatan ini dirangkai dengan kegiatan upgrading dan rapat kerja pengurus baru.

Pada kata sambutannya, direktur memotivasi mahasiswa untuk terus berinovasi dan berkarya, beliau mengatakan tampa manusia intelektual mustahil menuju Aceh Selatan Hebat dan kita harus saling bekerjasama untuk mewujudkanya, cerdas tanpa kerja keras tidak akan menghasilkan apa-apa karena sukses itu perlu proses. Katanya.

Pada akhir sambutannya, Dr. Yasar berharap kepada kepengurusan yang baru harus mampu lebih baik daripada sebelumnya, sembari mengucapkan selamat kepada BEM terpilih dan berterimakasih kepada pengurus lama atas pengabdian serta didikasinya terhadap kampus selama ini.

Pada acara upacara pelantikan, hadir Nuzuli Fitriadi, ST., MT Wadir I Bidang Kemahasiswaan dan Akademik, Irwansyah, ST., MT Kabag. Kemahasiswaan, Balkhaya, ST., MT. Kabag Umum dan Humas, Ka. Prodi, Siska Rajo Evi Ketua KNPI Aceh Selatan, Hasbaini, S.Pd., M.Pd Kasubag Humas, Para Dosen, Staf, BEM STAI dan BEM Poltekkes Tapaktuan, serta para undangan lainnya. ()

Poltas ikut berpartisipasi memeriahkan MTQ Ke-XXXIV Tahun 2019 Kabupaten Aceh Selatan di Kec. Samadua.

Politeknik Aceh Selatan – Poltas ikut berpartisipasi memeriahkan MTQ Ke-XXXIV Tahun 2019 Kabupaten Aceh Selatan di Kec. Samadua. Pada event ini, Poltas turut mensosialisasikan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) T.A 2019/2020 yang berlangsung di Stand Poltas Arena MTQ. Samadua, (20/03/19).

Pada kesempatan ini, Ketua PMB, Khairuman, S.Kom., M.Kom mengatakan, “Kegiatan ini kita mampaatkan untuk mensosialisasi PMB kepada masyarakat para pengunjung arena MTQ, sembari memeriahkan acara”.

“Dan kita telah menjalin kerjasama berbagai universitas di luar negeri, dan mahasiswa siap kita kirim untuk magang disana”. Ujarnya.

Khairuman menambahkan, “Kita benar-benar menciptakan lulusan yang berqualified”. Pungkasnya.

Kegiatan ini juga didampingi oleh Humas Poltas Hasbaini, S.Pd., M Pd turut membantu sosialisasi PMB tersebut.

Semoga melalui kegiatan ini, Poltas sebagai kampus kebanggaan Pantai Barat Selatan terus berbuat membangun negeri dengan karya-karyanya. ()

REAKREDITASI PROGRAM STUDI D-III TEKNIK INFORMATIKA OLEH BAN-PT

Politeknik Aceh Selatan – Reakreditasi merupakan kegiatan yang dilakukan oleh sebuah institusi pendidikan atau lembaga untuk mengukur kinerja maupun capaian pelayanan dan output dari sebuah produk yang dihasilkan termasuk kepuasan konsumen, dalam hal ini adalah penyelenggara pendidikan tinggi. Tapaktuan, (13/03/19).

Kegiatan reakreditasi dilakukan setiap 5 lima tahun sekali sebagai bentuk standarisasi, kemudian ditetapkan oleh lembaga independen yang ditunjuk oleh pemerintah yaitu Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Hal ini dipandang penting sebagai bentuk tanggungjawab lembaga pendidikan tinggi dalam melaksanakan proses perkuliahan sesuai dengan standar pemerintah. Perihal hal akreditasi ini, kelengkapan dokumen dan penyediaan sarana prasarana infrastuktur pendukung merupakan aspek penting penentuan nilai akreditasi prodi maupun institusi.

Ketua Unit Penjamin Mutu (UPM) Poltas Resky Rusnanda, ST., MT dan Ketua Prodi D-III Teknik Informatika Darma Setiawan Putra, ST., MT bersama Tim Akreditasi Prodi telah melakukan kaloborasi yang solid dalam mempersiapkan visitasi akreditasi BAN-PT yang terdiri dari Setiadi Rachmat, B.Eng., M.Eng dari Politeknik Negeri Bandung dan Yudi Priyadi, ST., MT dari Universitas Telkom.

Pada kesempatan ini, Darma Setiawan Putra berharap visitasi akreditasi kali ini teknik informatika meraih hasil yang terbaik, dan sekaligus mengucapkan terima kasih kepada tim akreditasi prodi dan seluruh civitas akademika yang telah bekerja keras dengan terwujudnya visitasi dengan sukses.

Sementara itu, Humas Poltas Hasbaini, S.Pd., M.Pd memberikan keterangan bahwa tiga prodi telah divisitasi yaitu Teknik Mesin, Teknik Komputer dan Teknik Informatika serta Teknik Industri menyusul.

“Kita berharap hasil dari visitasi ini akan memperoleh hasil yang terbaik, dan pendidikan vokasi merupakan sebuah pilihan bagi para calon mahasiswa untuk melanjutkan studi karena edukasinya langsung mengacu pada skill yang dibutuhkan dunia kerja”. Ujarnya.

Jadi akreditasi dipandang sangat penting untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang keberadaan sebuah lembaga pendidikan tinggi dengan standar mutunya. ()

PRODI D-III TEKNIK KOMPUTER DIVISITASI TIM ASESOR AKREDITASI BAN-PT

Politeknik Aceh Selatan – Akreditasi merupakan aset penting untuk menetapkan posisi sebuah institusi perguruan tinggi atau program studi dalam tataran kompetensi pengelola serta merupakan barometer bagi pengguna produk sebagai program lembaga untuk memastikan lulusan yang berqualified. Tapaktuan, (11/03/19).

Dalam rangka pelaksanaan akreditasi tahun 2019, Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) melaksanakan asesmen lapangan terhadap Program Studi D3 Teknik Komputer Politeknik Aceh Selatan yang terdiri Ir. Irwan Thamrin, MT dari Politeknik Negeri Bandung dan Dr. Eri Prasetyo Wibowo dari Universitas Gunadarma.

Melalui Unit Penjamin Mutu (UPM) Poltas yang diketuai oleh Resky Rusnanda, ST., MT telah mempersiapkan visitasi bersama Tim Akreditasi Prodi Teknik Komputer yang mana bertanggung jawab berbagai hal diantaranya mengembangkan perangkat penerapan sistem penjaminan mutu melalui penyiapan kebijakan mutu di tingkat program studi, manual mutu, prosedur mutu, standar mutu, perangkat audit mutu, menerapkan sistem penjaminan, mutu secara berkesinambungan, konsisten, efisien, dan akuntabel, mengelola data dan informasi yang relevan dengan peningkatan mutu.

Kemudian menyusun dan memberikan rekomendasi kepada pimpinan perguruan tinggi tentang penjaminan serta peningkatan mutu, kemudian implementasi dari Tri Dharma Perguruan, termasuk layanan kepakaran., manajemen keuangan, sumber daya manusia, kepegawaian, administrasi, kemahasiswaan dan alumni.

Kemudian mengkoordinir pelaksanaan hibah kompetisi, termasuk asistensi dalam persiapan proposal, manajemen pelaksanaan, monitoring dan evaluasi, serta pengelolaan pelaporan, pertanggungjawabannya, memfasilitasi, pendampingan program studi dalam mempersiapkan dokumen, kemudian visitasi untuk pengajuan status akreditasi.

Serta melakukan pembinaan civitas akademika menyangkut kesiapan pelaksanaan sistem penjaminan mutu di unit kerja masing-masing dan melaksanakan audit mutu akademik internal, di lingkungan unit kerja pelaksana akademik terkait secara periodik dan terprogram.

Sementara itu, Ketua Prodi Teknik Komputer Herry Setiawan, S.ST., MT berkata, “Akreditasi sangat penting sebagai standar mutu program studi dan institusi serta kami akan terus berupaya meningkatkan mutu program studi teknik komputer agar menghasilkan program pendidikan, dan penelitian serta tata kelola yang baik”. Ujarnya

Herry mengucapkan terimakasih atas support dari semua tim akreditasi dan civitas akademika dan berharap asesmen lapangan ini memberikan hasil terbaik.

Jadi akreditasi sangat diperlukan untuk standar mutu institusi perguruan tinggi, dimana setiap lembaga harus bisa meningkatkan mutu dan daya saing terhadap lulusannya dan terjamin proses perkuliahan berjalan dengan baik, serta sebagai acuan memberikan informasi tentang kredibilitas sebuah lembaga dalam melakukan kegiatan edukasi sesuai standarisasi pemerintah sehingga berdaya saing dan terjaminnya mutu pendidikan itu sendiri.()

Seluruh Usulan Penelitian Dosen Poltas Lulus di Dikti

Politeknik Aceh Selatan –Seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dimana setiap kita dituntut untuk terus kreatif dan berinovasi untuk menjawab segala tantangan global yang kian berkompotitif, begitu juga di institusi pendidikan dimana salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu penelitian. Tapaktuan, (06/03/2019).

Melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Kampus Poltas yang diketuai oleh Lindawati, S.Si., M.Eng terus memberikan motivasi dan dorongan kepada para dosen untuk terus meneliti dan berinovasi dengan berbagai kajian penelitian terbaru.

Adapun 14 usulan penelitian dosen Poltas dan lulus yaitu Hardisal, Lindawati, Herry Setiawan, Bakruddin, Asmaidi, Dirja Nur Ilham, Yusrizal, Safridatul ‘Audah, Oktalia Triananda Lovita, Sera Delta Tanjung, Muhammad Anhar Pulungan, Darma Setiawan Putra, Rudi Arif Candra, dan Asbahrul Amri.

Keberhasilan ini diapresiasi oleh LLdikti pada acara rakor pimpinan PTS Se-Aceh di Bali yang berlangsung sejak tanggal 27 Februari – 01 Maret 2019.

Sementara itu, Direktur Poltas Dr. Muhammad Yasar, S.TP., M.Sc berkata, “Semoga keberhasilan ini mampu meningkatkan kualitas penelitian yang dapat mendorong percepatan pembangunan dan kemajuan masyarakat”. Ujarnya.

Dengan keberhasilan ini, para dosen Poltas akan terus meneliti dan mengkaji berbagai penelitian dan pada akhirnya semua hasil penelitian tersebut akan dikembalikan kepada masyarakat sebagai salah satu unsur pengabdian kepada bangsa dan negara. ()

Prodi D-III Teknik Mesin Politeknik Aceh Selatan Divisitasi Akreditasi Tim Asesor Ban-PT

Politeknik Aceh Selatan – Akreditasi merupakan penentuan standar mutu dan penilaian suatu lembaga pendidikan oleh lembaga independen. Akreditasi juga diartikan sebuah upaya pemerintah untuk menstandarisasi dan menjamin mutu alumni perguruan tinggi. Tapaktuan, (06/03/19).

Pada kegiatan visitasi ini, Tim Asesor terdiri dari Wiwik Purwadi, Dipl., Ing., MT., MT dari Politeknik Manufaktur Bandung dan Dr. Ir. Dwi Rahmalina, MT dari Universitas Pancasila. Pada visitasi ini, langsung disambut oleh Direktur Poltas Dr. Muhammad Yasar, S.TP., M.Sc dan didampingi Ketua Prodi Teknik Mesin Muhammad Anhar Pulungan, ST, MT berserta Tim Akreditasi Prodi D-III Teknik Mesin Politeknik Aceh Selatan.

Pada kesempatan ini, tim asesor memeriksa segala dokumen, fasilitas, ruang, sarana-prasana dan borang serta data-data terkait lainnya yang diperlukan dalam peroses akreditasi tersebut.

Sebelumnya, Lembaga Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Kampus Poltas yang diketuai oleh Resky Rusnanda, ST., MT telah mempersiapkan visitasi akreditasi dengan baik.

Sementara itu, Humas Poltas Hasbaini, S.Pd., M.Pd menjelaskan bahwa akreditasi merupakan proses evaluasi dan penilaian secara komprehensif atas komitmen perguruan tinggi terhadap mutu dan kapasitas penyelenggaraan Tri Darma Perguruan Tinggi, untuk menentukan kelayakan program dan satuan pendidikan. Evaluasi dan penilaian dalam rangka akreditasi institusi dilakukan oleh team asesor yang terdiri atas pakar yang memahami hakikat pengelolaan perguruan tinggi.

“Perguruan tinggi yang sudah terakreditasi juga menjadi media informasi bagi para calon mahasiswa atau orang tua, pasar kerja, industri, lembaga, dan organisasi penyandang dana mengenai kualitas institusi serta lulusannya”.Ujarnya.

Hasbaini menambahkan, “mamfaat bagi perguruan tinggi yang bersangkutan, mereka akan mendapatkan informasi untuk lebih meningkatkan kualitas dan perencanaan akademiknya. Mereka juga akan lebih mudah menjaring kemitraan dengan institusi lain dari dalam maupun luar negeri dan tahun ini, kita optimis meraih Akreditasi B”.Pungkasnya.()