header-int

Sinergitas Dunia Kerja dan Mutu Pendidikan

Senin, 06 Mar 2017, 08:13:50 WIB - 159 View
Share
Sinergitas Dunia Kerja dan Mutu Pendidikan

Goetsch dan Davis dalam buku Total Quality Management mengatakan bahwa mutu sistem pendidikan sebuah negara adalah determinan utama mutu tenaga kerja. Artinya dengan bagusnya mutu sistem pendidikan akan menghasilkan tenaga kerja yang bekualitas yang mampu bersaing dalam kompetisi global. Peran penting lembaga pendidikan ini harus menjadi fokus utama pemerintah dan lembaga pendidikan itu sendiri yang terus berusaha meningkatkan mutunya secara berkesinambungan.

Banyak faktor yang mendasari mutu pendidikan ini, salah satunya adalah perbaikan pada strategi pendidikan seperti membaca, menulis, berhitung (aritmatika), etika (budi pekerti) dan moral. Dalam survey yang dilaksakan oleh Asian Intelligence menyebutkan bahwa Indonesia adalah salah satu Negara yang paling buruk dalam hal budaya membaca. Coba kita tanyakan pada diri kita sendiri sudah berapa banyak buku yang sudah  kita baca atau berapa banyak buku yang kita baca dalam satu bulan terakhir ini? Tidak ada orang yang bisa menulis tanpa membaca, jika tidak membaca mana pernah punya keinginan menulis karena menulis adalah sebuah korespondensi dari budaya membaca itu sendiri. Begitu juga halnya dengan berhitung atau aritmatika. Kita lebih terfokus untuk belajar matematika dari pada belajar aritmatika yang merupakan dasar untuk penyelesaian soal-soal matematika. Etika dan moral juga menjadi tugas lembaga pendidikan agar output yang dihasilkan diterima dengan layak baik di dunia industri maupun masyarakat.

Saat ini sudah banyak sekali lembaga institusi pendidikan dengan biaya yang tentunya tidak sedikit yang harus di keluarkan oleh calon-calon peserta didik di Indonesia. Sah-sah saja bagi siapapun ingin membangun lembaga-lembaga pendidikan di Negri ini tapi harus di kedepankan mutu pendidikannya, jangan sampai menjadi ajang bisnis yang menggiurkan sehingga kita mengorbankan dunia pendidikan Indonesia dan merubahnya menjadi komoditi bisnis.

Pada umumnya sistem pendidikan yang kita anut cenderung klasik yaitu mendahulukan hasil baru proses. Sehingga yang ada dalam pola fikir seseorang selalu berfikir untuk jangka pendek. Padahal jika kita mau berfikir lebih maju dan berjangka panjang, tentu saja kita akan merasakan manfaatnya dengan waktu yang lama pula. Jadi ubahlah pola fikir dan jalani proses yang benar untuk mendapatkan hasil yang diharapkan.

Bagi pemerintah, dosen/guru, mahasiswa dan industri harus sadar bahwa peningkatan mutu secara terus menerus untuk meningkatkan kualitas sumber daya yang ada harus terus dilaksanakan. Mendorong industri untuk maju tidak terlepas dari kerja sama antara pemerintah, dunia pendidikan dan dunia industry itu sendiri. Tidak ada kata terlambat untuk sebuah perubahan yang lebih baik. Mari belajar dan meningkatkan mutu untuk kemajuan Indonesia.

by Nuzuli F

poltas Politeknik Aceh Selatan
© 2017 Politeknik Aceh Selatan Follow Politeknik Aceh Selatan : Facebook Twitter Linked Youtube