Info
Kamis, 19 Mei 2022

Direktur Dewan Eksekutif BAN PT Terima Kunjungan Direktur Poltas di Kediaman

Diterbitkan : - Kategori : Berita

Tapaktuan, Poltas.ac.id | Direktur Dewan Eksekutif Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT), Prof. Dr. Ir. Ari Purbayanto, M.Sc menerima kunjungan silaturahmi Direktur Politeknik Aceh Selatan, Dr. Muhammad Yasar, S.TP., M.Sc di kediaman pribadinya di Bogor, Jawa Barat (29/1/2022).

Direktur Politeknik Aceh Selatan, Dr. Muhammad Yasar, S.TP., M.Sc melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Direktur Dewan Eksekutif BAN PT, Prof. Dr. Ir. Ari Purbayanto, M.Sc, Sabtu (29/01/2022).

Pertemuan yang berlangsung selama tiga jam tersebut dimanfaatkan Yasar untuk berkonsultasi dan berdiskusi banyak hal terkait peningkatan mutu penyelenggaraan Perguruan Tinggi serta rencana pengembangan kampus Poltas.

Yasar turut menyuarakan keluhan yang banyak diresahkan para pengelola PT terkait adanya peralihan pembebanan biaya pelaksanaan akreditasi program studi dari yang sebelumnya ditanggung negara melalui BAN PT menjadi tanggungjawab masing-masing PT .

Ini terjadi paska peralihan akreditasi program studi dari BAN PT ke Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM). Yasar berharap agar kebijakan ini dapat ditinjau kembali karena berpotensi kontradiksi dengan substansi upaya perbaikan dan peningkatan mutu penyelenggaraan PT itu sendiri.

Menurut Yasar, idealnya anggaran yang dimiliki oleh PT dapat lebih dioptimalkan untuk pemenuhan kebutuhan dasar peningkatan mutu, bukan untuk membiayai proses akreditasinya. Disinilah sebetulnya peran pemerintah dalam membinaā€¯, ujar Yasar.

Lebih lanjut Yasar mengungkapkan, ini adalah problem besar terutama bagi kampus-kampus yang memiliki jumlah mahasiswa yang relatif tidak begitu banyak. Bukan tidak mungkin jika ini dipaksakan justru peran membina yang dilakukan pemerintah dapat beralih ke membinasakan.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Dewan Eksekutif BAN PT, Prof. Ari mengungkapkan bahwa peralihan ke LAM ini merupakan amanah dari Undang Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi sebagai upaya penjaminan mutu perguruan tinggi dan program studi di Indonesia.

Terkait keluhan yang disampaikan, menurut mantan Atase Pendidikan KBRI Kuala Lumpur tersebut, Ditjen Pendidikan Tinggi melalui Direktorat Kelembagaan sedang mengupayakan mekanisme yang tidak memberatkan PT seperti kemungkinan adanya program kompensasi bagi PT yang akan mengusulkan akreditasi program studi ke LAM.

Ari juga menegaskan bahwa BAN PT saat ini berupaya untuk memberikan pelayanan yang lebih memudahkan. (*)

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar