Praktisi Mengajar 4, Poltas Lolos 12 Mata Kuliah, Tingkatkan Pengalaman Belajar Mahasiswa di DUDI

Tapaktuan, Poltas. ac. Id | Praktisi mengajar adalah program yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia agar lulusan perguruan tinggi lebih siap untuk masuk ke dunia kerja.

Dimana dosen praktisi harus memiliki keahlian dan masih bekerja atau memiliki usaha yang masih beroperasi. Tidak berstatus sebagai dosen dengan NIDN, NIDK, NITK aktif. Sudah bekerja dan/atau membuka usaha minimal 5 tahun pengalaman kumulatif sejak lulus D3, D4, dan/atau S1.

Adapun yang lolos sebagai praktisi mengajar di Politeknik Aceh Selatan yaitu PT Danone Sarihusada Generasi, Mahardika, HARTLOGIC, PRANALA, Twibbon.Link, Kemira Chemicals Indonesia,Universitas Airlangga, Inspima, KIP Aceh Selatan, Global Bahasa Nusantara, EF English First, TRI KARYA ENERGY, Badan Pusat Statistik, PT. Angkasa Pura I Juanda dan PT Pupuk Sriwijaya Palembang.

Direktur Poltas Ir. Nuzuli Fitriadi, ST., MT mengatakan, melalui program praktisi mengajar ini, kolaborasi perguruan tinggi Politeknik Aceh Selatan dan dosen dengan para praktisi dunia kerja dapat terjadi di ruang kelas, sehingga dapat mempercepat kesiapan mahasiswa untuk masuk ke dunia usaha dan industri (Dudi), kata Nuzuli kepada Poltas.ac.id pada Kamis 16/05/24).

“Wawasan yang dimiliki oleh praktisi diharapkan dapat menciptakan lulusan yang memiliki kemampuan kepemimpinan, memecahkan masalah, kemampuan komunikasi yang baik dan dapat beradaptasi dengan dunia kerja lebih dini. Adapun pelaksanaan kegiatan di semester genap 2023/2024, yang dimulai sejak 05 April-22 Juli 2024, dengan meloloskan 12 mata kuliah” kata Nuzuli. (*)