Poltas dan IDI Aceh Selatan Rancang Aplikasi Pantau Covid-19 Berbasis Android

28-04-20 Humas Poltas 0 comment

Poltas.ac.id – Dalam rangka perang melawan Pandemi Covid-19, Politeknik Aceh Selatan terus berupaya menciptakan inovasi demi inovasi untuk membantu usaha yang sedang giat dilakukan pemerintah tersebut. Tapaktuan Kamis, 14/04/20.
Setelah sebelumnya berhasil menciptakan Bilik Sterilisasi untuk melakukan penyemprotan desinfektan secara otomatis,  kali ini inovasi yang diciptakan adalah sebuah aplikasi android yang dapat membantu pemantauan terhadap orang-orang yang berstatus traveler, Orang Tampa Gejala (OTG) dan Orang Dalam Pengawasan (ODP).
Menurut penciptanya, Herry Setiawan, MT yang merupakan dosen tetap di Politeknik Aceh Selatan, aplikasi ciptaannya ini dapat membantu kerja gugus tugas penanganan covid-19 dalam memantau perkembangan kesehatan terhadap orang-orang yang dicurigai atau diduga rentan terhadap kemungkinan tertularnya virus mengerikan tersebut.
Untuk memastikan keabsahan dan penyempurnaan sistem aplikasi dosen Poltas tersebut, Direktur Politeknik Aceh Selatan, Dr. Muhammad Yasar, S.TP., M.Sc melakukan kerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Aceh Selatan yang diketuai oleh dr. Syah Mahdi, Sp.PD. Diharapkan melalui kerjasama ini, keberadaan aplikasi ini dapat dipertanggungjawabkan secara keilmuan. Secara keteknikannya Insya Allah kita mampu, namun secara ilmu kesehatan dan kedokterannya kita harus melibatkan pihak-pihak yang berkompeten di bidangnya.
dr. Syah Mahdi  yang juga Kabid Pelayanan Rumah Sakit Daerah Yulidin Awai (RSUDYA), menyambut gembira inovasi ini. Menurutnya ide pembuatan aplikasi ini sangat baik karena dapat membantu memudahkan proses pemantauan terhadap orang yang baru pulang dari transmisi lokal (traveler), orang yang memiliki kontak erat dengan pasien positif Covid (OTG) dan orang yang mengalami gejala ISPA dan baru pulang berpergian dari area tansmisi lokal dalam 14 hari terakhir (ODP). Sehingga dapat ditangani secara efektif dan efesien.
Saat ini kita sedang mematangkan konsep dasarnya bersama Poltas agar aplikasinya memenuhi standar penanganan atau protokol penanganan covid19. Dalam waktu dekat aplikasi ini akan kita sampaikan kepada ketua gugus tugas untuk bisa digunakan lebih lanjut, ujar Syah Mahdi. (*)


Leave a reply