Poltas Kerjakan 20 Unit Alat Desinfektan Otomatis Bantuan Pemkab Aceh Selatan

28-04-20 Humas Poltas 0 comment

Poltas.ac.id – Plt. Bupati Aceh Selatan, Tgk. Amran menunjukkan apresiasi dan rasa bangganya terhadap Politeknik Aceh Selatan yang mampu berinovasi dan memberi solusi ditengah krisis pandemi covid 19 yang sedang melanda dunia. Tapaktuan, Kamis, 26/03/20.
Pihaknya akan mendukung Politeknik Aceh Selatan untuk memperbanyak alat penyemprot desinfektan otomatis karya dosen Poltas itu dengan membantu biaya pembuatan sebanyak 20 unit untuk ditempatkan di Puskesmas-puskesmas dan pintu masuk perbatasan Aceh Selatan untuk mengantisipasi semakin meningkatnya penyebaran virus mematikan ini.
Hal ini disampaikan Tgk. Amran ketika menjawab pertanyaan wartawan saat melaunching “Bilek Desinfektan Poltas” yaitu alat sterilisasi virus otomatis buatan Poltas.
“Untuk tahap awal kami minta Poltas agar memperbanyak alat ini sejumlah 20 unit, kita akan letakkan di Puskesmas-puskesmas dan pintu masuk perbatasan”, ujar Tgk. Amran.
Sementara itu, menurut Direktur Politeknik Aceh Selatan, Dr. Muhammad Yasar, S.TP., M.Sc, pihak Poltas langsung menghibahkan alat hasil inovasi Poltas yang dilaunching Plt. Bupati ini ke Rumah Sakit Umum Daerah Yulidin Away (RSUDYA) Tapaktuan untuk dimanfaatkan bagi kepentingan sterilisasi tubuh dan pakaian para medis yang bertugas.
Tambah Dr. Yasar, kami mendapat informasi bahwa saat ini kita mengalami kekurangan alat pelindung diri (APD) dan alat sterilisasi ini diharap mampu menjadi solusi untuk mengantisipasi penyebaran virus melalui tubuh dan pakaian. Jelasnya.
“Pihak Politeknik Aceh Selatan siap bekerjasama dengan semua pihak dalam rangka pembuatan alat otomatis ini. Terutama para dermawan yang ingin berkontribusi terhadap pencegahan covid 19. Sementara ini selain mengerjakan apa yang diperintahkan Pak Plt. Bupati, kami juga sedang membantu mengerjakan beberapa pesanan dari kabupaten/kota tetangga, termasuk beberapa kantor atau instansi bahkan dari desa dan komunitas”, ujar Dr. Yasar yang juga Dosen Teknik Pertanian Unsyiah itu.
Sama halnya dengan Plt. Bupati Aceh Selatan Tgk. Amran, Dr. Yasar juga turut menghimbau masyarakat agar secara bersama-sama memerangi virus berbahaya ini.
Menurut Dr. Yasar ini saatnya diam itu obat dan patuh itu mujarab. Mari kita ikuti dan percaya sepenuh kepada para umara dan ulama, karena virus ini tidak bisa dianggap remeh. Semua kita berpotensi tertular, jadi kita harus waspada, lindungi diri dan keluarga dari virus ini. Tutupnya.
Sumber: Serambi Indonesia (Kamis,26/03/20)


Leave a reply