Aksi sosial ini dilakukan sebagai respons atas bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Biruen dan menyebabkan terganggunya aktivitas masyarakat serta akses antarwilayah. Penyaluran bantuan dilakukan di empat titik lokasi terdampak dengan melibatkan pengurus DPW FPSI dan BEM Politeknik Aceh Selatan.
Ketua DPW FPSI Politeknik Aceh Selatan, Boby Repaldi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen organisasi dalam menghadirkan peran nyata pemuda sawit terhadap isu kemanusiaan dan sosial.
“Melalui kolaborasi bersama BEM, kami berupaya hadir langsung membantu masyarakat terdampak bencana dan memberikan kontribusi nyata sesuai dengan kemampuan yang ada,” ujar Boby.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena belum seluruh wilayah terdampak dapat dijangkau akibat keterbatasan akses.
“Kami menyadari bantuan ini belum menjangkau seluruh lokasi terdampak. Hal tersebut disebabkan lumpuhnya akses dan jalur menuju beberapa titik di Bireuen, sehingga penyaluran bantuan harus disesuaikan dengan kondisi di lapangan,” jelasnya.
Presiden Mahasiswa (Presma) Politeknik Aceh Selatan, M. Habil, menilai kegiatan tersebut sebagai bentuk sinergi positif antarorganisasi mahasiswa dalam merespons kondisi darurat bencana.
“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa mampu bergerak bersama dalam menghadirkan aksi kemanusiaan. BEM mendukung penuh kegiatan sosial seperti ini sebagai wujud tanggung jawab mahasiswa terhadap masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Antonius Didin, anggota Divisi Sosial dan Pengabdian Masyarakat DPW FPSI Politeknik Aceh Selatan, mengatakan kegiatan ini memberikan pengalaman sosial yang berharga bagi mahasiswa.
“Aksi ini melatih kepekaan sosial kami, khususnya dalam situasi bencana, serta memperkuat rasa solidaritas antar sesama,” katanya.
Hal senada disampaikan Hafid Hidayat, anggota Biro Audit DPW FPSI Politeknik Aceh Selatan. Ia menekankan pentingnya keterlibatan langsung pemuda dalam kegiatan kemanusiaan.
“Turun langsung ke lapangan menjadi pembelajaran penting bagi kami tentang tanggung jawab sosial pemuda terhadap masyarakat,” ungkapnya.
DPW FPSI Politeknik Aceh Selatan bersama BEM berharap aksi sosial ini dapat menjadi langkah awal bagi kegiatan kemanusiaan berkelanjutan.
Kedua organisasi tersebut berkomitmen untuk terus berperan aktif membantu masyarakat sesuai dengan kondisi dan kemampuan yang dimiliki, serta mengajak seluruh elemen untuk memperkuat solidaritas sosial di tengah situasi bencana. (*)
