Poltas dan Polres Aceh Selatan Gelar Kuliah Umum, Bekali Mahasiswa Baru Hadapi Kejahatan Siber dan Narkotika
Tapaktuan, Poltas.ac.id | Politeknik Aceh Selatan bersama Kepolisian Resor (Polres) Aceh Selatan menggelar kuliah umum bagi mahasiswa baru dengan mengangkat tema “Generasi Digital Berkarakter: Cerdas, Bijak, Aman Menghadapi Kejahatan Siber dan Narkotika.”  

Kegiatan yang berlangsung di Aula Polres Aceh Selatan, Tapaktuan, Rabu (7/10/2026) tersebut menghadirkan AKBP T. Ricky Fadlianshah, SIK., MH sebagai narasumber. Sebanyak 117 mahasiswa baru Poltas mengikuti kegiatan yang bertujuan memperkuat wawasan kebangsaan, karakter, serta kesadaran mahasiswa terhadap berbagai tantangan di era digital.  

Dalam pemaparannya, AKBP T. Ricky Fadlianshah menekankan pentingnya wawasan kebangsaan sebagai landasan bagi generasi muda dalam menjalani kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.  

Wawasan kebangsaan, jelasnya, merupakan cara pandang bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya yang mengutamakan persatuan dan kesatuan, kepentingan bangsa dan negara, nilai-nilai Pancasila, keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Bhinneka Tunggal Ika, serta ketaatan terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.  

Menurutnya, mahasiswa sebagai generasi muda dan generasi penerus bangsa memiliki peran penting dalam menjaga persatuan sekaligus menjadi pengguna teknologi yang bertanggung jawab.  

“Di era digital, mahasiswa harus mampu menggunakan media sosial secara cerdas dan bijak. Jangan mudah menyebarkan informasi yang belum tentu benar, jangan melakukan ujaran kebencian, dan jangan terlibat dalam aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” pesan AKBP T. Ricky Fadlianshah.  

Ia juga mengingatkan mahasiswa agar menjauhi narkotika serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk kejahatan siber. Kemajuan teknologi, menurutnya, harus dimanfaatkan untuk hal-hal positif, produktif, edukatif, dan mendukung pengembangan diri.  

“Jadilah generasi yang cerdas dalam menggunakan teknologi, bijak dalam bermedia sosial, dan aman dalam beraktivitas di ruang digital. Jangan sampai teknologi yang seharusnya memberikan manfaat justru menjadi pintu masuk bagi kejahatan,” tegasnya.  

Sementara itu, Direktur Politeknik Aceh Selatan, Ir. Nuzuli Fitriadi, ST., MT., menyampaikan apresiasi kepada Polres Aceh Selatan atas sinergi dan kolaborasi dalam memberikan pembekalan kepada mahasiswa baru Poltas.  

Menurutnya, pendidikan tinggi tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik dan keterampilan vokasional, tetapi juga harus membentuk karakter, integritas, kedisiplinan, serta kesadaran mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat.  

“Mahasiswa Poltas tidak hanya kita persiapkan menjadi tenaga terampil dan profesional sesuai bidangnya, tetapi juga menjadi generasi yang memiliki karakter, berintegritas, mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Nuzuli.  

Ia menambahkan, tantangan generasi muda saat ini semakin kompleks. Selain dituntut menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, mahasiswa juga harus memiliki kemampuan memilah informasi, menjaga etika komunikasi digital, serta mampu menghindari berbagai bentuk penyalahgunaan teknologi.  

“Kolaborasi Poltas dan Polres Aceh Selatan seperti ini sangat penting. Mahasiswa mendapatkan wawasan langsung mengenai persoalan yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari, khususnya terkait narkotika, kejahatan siber, media sosial, dan wawasan kebangsaan,” tambahnya.  

Direktur Poltas berharap kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pembentukan Generasi Digital Berkarakter, yaitu generasi yang mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar, berkarya, berinovasi, dan membangun masa depan tanpa meninggalkan nilai-nilai kebangsaan.   Kuliah umum berlangsung interaktif.

Para mahasiswa baru mengikuti materi dengan antusias dan mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi serta memperdalam pemahaman mengenai tantangan yang dihadapi generasi muda di tengah perkembangan teknologi digital.  

Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk nyata sinergi dan kolaborasi antara dunia pendidikan dan institusi kepolisian dalam membangun generasi muda Aceh Selatan yang berpengetahuan, berkarakter, sadar hukum, bebas narkoba, serta cerdas dan bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi.  

Melalui kegiatan tersebut, Poltas dan Polres Aceh Selatan berharap lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat karakter, bijak bermedia sosial, sadar hukum, dan mampu menjadi bagian dari solusi dalam menghadapi berbagai tantangan di era digital. (*)